Kamis, 26 April 2012

PROPOSAL KETRAMPILAN MENJAHIT




PROPOSAL
KURSUS MENJAHIT TINGKAT MENENGAH
DI DESA PAMONGAN KECAMATAN GUNTUR
KABUPATEN DEMAK
Dosen Pengampu : Dr. Daman,  M.Pd

Oleh
BAYU AJI PRASETYO
(1201410044)

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2011
  1.  LATAR BELAKANG

Zaman demi zaman berlalu, kebutuhan manusiapun turut meningkat. Masyarakat sebagai kumpulan manusiapun meningkat kebutuhannya. Salah satu dari yang dibutuhkan masyarakat adalah kebutuhan akan sandang atau pakaian. Manusia membutuhkan pakaian untuk menutupi dan melindungi dirinya dari cuaca dingin dan panas dan dari serangan binatang (serangga).
Sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi, pakaian tidak hanya dipakai untuk menutupi dan melindungi dirinya saja, tetapi juga untuk keindahan. Oleh karena itu muncullah mode pakaian. Mode pakaian yang ada terus berkembang pesat sehingga pakaian menjadi industri yang cukup diperhitungkan. Adanya lembaga kursus menjahit dan pelatihan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dibidang menjahit dan industri pakaian.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas, maka perlu dibuat Standar Kompetensi Lulusan minimal dibidang keterampilan menjahit pakaian, yang diharapkan mempunyai asas keterpakaian dan berguna dimasyarakat umumnya, sehingga hasil lulusannya dapat dipertanggungjawabkan dan mempunyai daya saing dan daya jual yang tinggi dimasyarakat secara profesional.
Untuk dapat mengikuti kursus menjahit dan pelatihan, peserta didik harus
memenuhi kriteria sebagai berikut :
1. Dapat membaca, menulis, dan berhitung
2. Kondisi fisik dapat melakukan pekerjaan menjahit
3. Memiliki minat dan bakat menjahit
Saat ini iklim industri konveksi semakin meningkat. Permintaan pasar konveksi semakin besar sehingga perusahaan banyak membutuhkan tenaga buruh jahit untuk memenuhi permintaan pasar. Berdasarkan kenyataan tersebut, perlu didirikan suatu wadah untuk menyalurkan dan mengembangkan potensi jahit rumah tangga, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup mereka. Salah satunya dengan mendirikan kursus  yang memihak pada kesejahteraan penjahit.
Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia, maka untuk mengimbangi laju perkembangan tersebut diperlukan sumberdaya manusia yang berkualitas dan profesional agar dapat menjadi subjek pembangunan.
Pendidikan formal yang hanya mengandalkan teori dan terbatas pada kualifikasi pendidikan SLTP dan SMU dan tidak memiliki skill atau keterampilan khusus, nampaknya tidak cukup dan tidak dapat diandalkan untuk mengisi lapangan kerja yang tersedia atau membuka lapangan kerja secara mandiri. Keterampilan menjahit yang dimiliki dapat memberi harapan untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan.
Pelatihan atau kursus menjahit nyatanya memberikan solusi bagi masyarakat, khususnya para generasi muda yang berpendidikan rendah dan tidak memiliki pengetahuan keterampilan menjahit yang dapat memberi peluang untuk membuka usaha mandiri.
Keterampilan menjahit yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan keterampilan dan menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dan pada gilirannya akan membantu pemerintah dalam mengembangkan sektor industri kecil dan mengurangi angka pengangguran. Lembaga kursus yang didukung dengan tenaga-tenaga pengajar yang berpengalaman dan profesional dalam bidang menjahit busana yang semakin menambah tingkat keprofesionalan dalam berkarya. 
Kabupaten Demak merupakan  satu beberapa Kabupaten di Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten Demak termasuk dalam kabupaten yang sumber daya manusianya masih rendah dan tingkat kemiskinan rakyatnya yang masih tinggi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sektor ekonomi yang berbasis kerakyatan, menciptakan lapangan kerja dan lain sebagainya adalah hal-hal yang perlu dilakukan demi kesejahteraan rakyat.
Salah satu desa yang berada di kabupaten Demak adalah desa Pamongan. Di desa ini masih banyak pemuda yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi karena faktor biaya. Mereka juga tidak memiliki keterampilan khusus untuk bekerja, sehingga sebagian dari mereka terpaksa menggangur.
Hal tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama, walaupun pemerintah juga tidak tinggal diam dengan keadaan tersebut dengan segala kegiatan pelatihan dan ketrampilan berbasis kerakyatan. Namun itu semua belum mampu menjawab pertanyaan publik seputar pengangguran yang ada di sekitar kita. Terlebih lagi dengan banyaknya pengangguran karena telah habis masa kontrak kerjanya dengan perusahaan, semakin menambah panjang deretan kemiskinan yang melanda wilayah Demak khususnya Desa Pamongan Kecamatan Guntur.
Dari ulasan di atas, dalam upaya mengurangi angka pengangguran di Desa Pamongan Kecamatan Guntur ini, kami merencanakan akan menyelenggarakan program kursus keterampilan menjahit tingkat menengah. Karena didasarkan pada hasil pendataan yang telah diperoleh dari tim pelaksana.
Menjahit merupakan salah satu jenis ketrampilan dan usaha yang dapat dilakukan oleh siapa saja karena usaha ini tergolong murah biayanya dan mudah untuk dipasarkan hasilnya.
Peserta kursus dari program ini adalah para buruh yang telah habis masa kontraknya dan lulusan SMA atau SMP yang tidak dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah mengikuti program ini warga diharapkan mampu memperoleh ketrampilan dalam menjahit dan mampu untuk mengembangkan usaha sendiri melalui wirausaha sehingga mampu meningkatkan taraf hidup warga Desa Pamongan, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak.
Serta diharapkan pula program kursus ini mampu mengurangi bahkan mengentaskan jumlah pengangguran yang ada di Desa Pamongan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak.

  1.  TUJUAN
Tujuan program Kursus menjahit di Desa Pamongan ini adalah sebagai  berikut:     
1.      Memberikan kesempatan bagi para warga, khusunya usia produktif  untuk  meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dibidang menjahit
2.      Meningkatkan sikap  mental  yang sesuai dengan     kebutuhan/peluang pasar   kerja  pada dunia  usaha mandiri dan  dunia   industri
3.      Mengurangi tingkat pengangguran dan angka kemiskinan yang ada di Desa Pamongan Kecamatan Guntur Kabupaten Demak
C.    MENENTUKAN SASARAN
Sasaran program Kursus menjahit tingkat menengah ini adalah warga  Desa Pamongan dan sekitarnya dengan kriteria:
a.  Diutamakan  minimal lulus Paket B/SLTP/sederajat; atau putus sekolah/jenjang tingkat Paket C/SMA/sederajat
                        b.  Belum memiliki pekerjaan tetap
                        c.  Berasal dari keluarga yang kurang mampu
d.  Memiliki kemauan untuk belajar wirausaha, dibuktikan dengan Surat Pernyataan Kesanggupan untuk mengikuti program sampai tuntas
 e. Prioritas  berdomisili dalam kecamatan penyelenggara program   kursus
  f.  Berusia antara 18 - 45 tahun, perempuan maupun laki-laki
C.        HASIL YANG DIHARAPKAN
Hasil yang diharapkan dari prgram kursus menjahit tingkat menengah ini diharapkan warga belajar mampu menguasai tiga aspek, yaitu kognitif; psikomotorik; dan afektif.
Di bidang kognitif warga belajar diharapkan mampu memiliki pengetahuan, pemahaman, penerapan, dan kreasi dibidang menjahit sehingga mampu meningkatkan ketrampilan dalam menjahit. Dari aspek psikomotor warga belajar diharapkan mampu memiliki ketrampilan, kecepatan, keserasian, dan ketepatan dalam menjahit. Dari aspek afektif warga belajar diharapkan memiliki sikap kecermatan, kesungguhan, ketelitian, dan dorongan yang kuat untuk mengikuti program kurusus menjahit tersebut. Selain ketiga aspek tersebut dari program kursus menjahit tersebut mampu memberikan bekal kepada warga untuk mengembangkan diri dengan berwirausaha
D.    MATERI
Materi yang diberikan dalam program kursus menjahit tingkat menengah ini meliputi cara pembuatan pola, pengukuran pola, penghitungan, mengkreasikan pola dan penggunaan mesin jahit dengan baik dan benar
Metode
Untuk menyampaikan materi tersebut maka digunakan metode ceramah, tanya jawab, dan praktek. Yaitu saat sumber beljar menjelaskan, apabila kurang dimengerti dapat ditanyakan, setelah dipahami lalu praktek dilakukan
Media
Alat – alat atau media yang digunakan adalah media tulis atau audio visual untuk menjelaskan tentang materi yang disampaikan dan mesin jahit yang digunakan untuk praktek
6.         MENENTUKAN PENYELENGGARA
Ketua pelaksana          : Bambang Irawan
Sekretaris                    : Rian sukarjo
Bendaharta                  : Endang sulistyowati
Seksi – seksi                :
Acara   dan materi       : Kartono
Anggota                      : 1.
                                      2.
Seksi kesekretariatan   :
Angoota                      : 1.
                                      2.
Seksi Pubdok              :
Akomodasi
Tutor              
E.     WAKTU DAN TEMPAT
Waktu pelaksanaan kursus menjahit tingkat menengah dilakukan 5 kali dalam seminggu, yaitu hari jum’at dan minggu libur. Kursus diadakan mulai dari pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB
Tempat pelaksanaan kursus dilakukan di rumah ketua penyelenggara yaitu Bapak Bambang riyanto
F.     BIAYA
Rincian anggaran biaya yang diperlukan dalam kursus menjahit
Peralatan
a. Alat - alat yang diperlukan untuk membuat pola
1. Pensil / Pulpen              
2. Pensil merah - biru
3. Garisan pola besar
4. Meteran
5. Tali pita
6. Kertas kopi
7. Gunting kertas
b. Alat - alat jahit yang diperlukan
1. Gunting kain
2. Jarum pentul
3. Jarum tangan
4. Alat pendedel benang
5. Radar
6. Karbon kain
7. Kapur bahan
a.Mesin Jahit Merek Zuki     15 Unit       1.750.000.-          26.250.000.-
        b.Meja / Kursi / Mebeler 25 unit         150.000,-          3.750.000,-
        c. Komputer                        1 unit        4.500.000,-      4.500.000.-
        d. Atk Kantor                                    3.500.000,-          3.500.000,-

G.    LANGKAH – LANGKAH KEGIATAN

3 komentar:

  1. Thanks for sharing .. dan ingin saya jalankan di daerah saya .. semoga dapat direalisasikan segera ..

    BalasHapus
  2. Ingin terampil membuat busana silahkan datang ke LPK BAYU Alamat dijln.jend.Sudirman di depan kantor Pos kelandasan.

    BalasHapus
  3. ingin mengajukan proposal jg biar mengurangi pengngaguran dan bisa meningkatkan perekonomian disekitar lingkungan khususnya dll ,semoga diberi kemudahan.

    BalasHapus